Monday, April 16, 2007

buta, tuli

selama ini manusia buta dan tuli terhadap dirinya.
mengatakan bahwa diri mereka tidak mengerti dengan apa yang terjadi dalam diri dan hidup mereka.
manusia buta dan tuli karena mereka tidak peduli terhadap dirinya.
jika manusia merasa buta dan tuli, kenapa tidak sekalian saja buta dan tuli sebenarnya!!
karena pada saat buta dan tuli itu, manusia akan menyadari bahwa dirinya memiliki semua yang ada di dalam dirinya dan telah menyatu selamanya.
Lalu kenapa tidak buta dan tuli saja....??? akan ada jawabannya

Saturday, April 14, 2007

perempuan dan laki-laki sama saja

laki-laki dan perempuan sama aja
saat orang-orang yang mencintai mereka pergi dan mendapatkan cinta lain, mereka akan datang untuk memberikan cintanya lagi.
kenapa mereka datang saat cinta itu telah diberikan ke lain?
apakah mereka tidak siap dan takut orang-orang yang mencintai mereka pergi?
apakah mereka masih ingin tetap memegang kendali atas diri-diri orang yang pernah mencintai mereka?
kenapa takut akan konsekuensi atas perbuatan dan keputusan yang telah diperbuat.
kenapa harus takut...
padahal keputusan yang diambil atas hasil hati dan pikiran.
manusia, tidak laki-laki maupun perempuan ternyata sama saja
takut akan konsekuensi perbuatan sendiri
jika takut akan konsekuensi yang telah di ambil, jangan pernah untuk hidup di dunia ini karena hidup di dunia ini adalah hidup dengan penuh konsekuensi

maafkan aku

begitu kuat hati dan jiwamu menghadapi apa yang dihadapanmu.
aku tidak pernah mengira bahwa akan ada dendam dihatimu untuk mereka.
kadang aku bertanya dalam hati, apakah kesalahan yang pernah mereka lakukan sehingga
jiwamu dendam dan ingin lari dari istanamu menuju istana lainnya?
mungkin aku belum mengenalmu, sehingga suatu saat akhirnya aku mengetahui hatimu, jiwamu dan nafasmu yang sebenarnya.
aku tidak pernah menyangka akan hal itu, akan membuat dirimu keras.
dengan kehadiran seseorang dimuka bumi ini, telah membuat hatimu luka dan akhirnya menjadi dendam.
aku sangat bangga dan kadang iri dengan kekuatan hatimu
engkau bisa melewatinya sampai detik sekarang ini, walaupun engkau sering menangis dan memaki dipangkuan lain
tapi, hatimu tetap tegar, tegar dan tegar untuk menghadapinya.
maafkan aku

bersabarlah

apapun yang engkau lihat, dengar dan rasakan tiap detiknya, tidak pernah terlepas atas kehendak Khalikmu.
kuatkan hati dan pikiranmu ditiap tarikan dan hembusan nafasmu, ditiap langkahmu berjalan, ditiap tetesan keringat yang engkau keluarkan sebagai pengabdian cintamu kepada mereka dan ditiap kedipan matamu memandang disekelilingmu.
jangan pernah lupakan bahwa akan ada selalu orang-orang yang mencintaimu dari jauh, yang selalu mendoakanmu setiap saat, dan membelamu dari jauh, walaupun jiwamu tidak mengetahuinya.
inilah hidup, selalu terisi dengan nafas-nafas yang berbeda

puzzle-puzzle ku

waktu, waktu dan waktu adalah jawaban dari puzzle ini.
aku membutuhkan waktu untuk merangkai puzzle itu menjadi sesuatu yang dapat aku raba dan rasakan.
aku tidak dapat merangkai puzzle itu sesuai dengan keinginanku, karena puzzle itu telah memiliki nafas dan jiwa dari sang pembuat puzzle.
aku berharap aku dapat menyelesaikan merangkai puzzle2 itu sesuai dengan letaknya tanpa kesalahan menaruhnya